Home / Berita Otomotif / Dinilai Cacat YLKI Minta Pemerintah Revisi Juknis Program LCGC

Dinilai Cacat YLKI Minta Pemerintah Revisi Juknis Program LCGC

Boobrok.com – Program Mobil Murah LCGC yang baru saja diresmikan, mendapatkan reaksi negatif dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Karena secara sepintas regulasi mobil murah dan ramah lingkungan atau LCGC ini memang terkesan bagus, tapi menurut lembaga yang melindungi konsumen indonesia ini program LCGC masih banyak cacatnya dan harus direvisi secara total.

Mobil Murah LCGC

Calon Mobil Murah LCGC – Honda Brio Satya

Karena dinilai dapat berdampak buruk pada pertumbuhan ekonomi, transportasi dan energi YLKI meminta agar pemerintah segera merevisi total perpu No 42 Tahun 2013 yang didalamnya membahas tentang regulasi khusus yang diberikan kepada mobil murah dan ramah lingkungan atau biasa disebut Low Cost Green Car (LCGC).

Dikutip dari detikoto (30/7) YLKI melalui Tulus Abadi selaku pengurus harian mengatakan “Oleh karena itu, YLKI meminta pemerintah untuk merevisi total PP tersebut, dan menghentikan rencana produksi mobil LCGC. PP ini banyak cacat baik pada konteks paradigmatis/ideologis dan atau substansi,”

Dalam tuntutannya tersebut YLKI menilai ada beberapa cacat yang ditimbulkan pada peraturan juknis LCGC, inti dari penilain dari YLKI  tersebut antara lain :

    1. Dari segi paradigma, PP ini cacat, sebab yang diberikan insentif harusnya pihak pengelola angkutan umum bukannya produsen otomotif. regulasi ini terlalu menguntungkan industri otomotif.
    2. Dari segi waktu, pengesahan regulasi ini masih belum tepat sebab kondisi sarana dan prasarana trasportasi umum masih buruk. Jika kondisi sebaliknya atau sarana transportasi kota sudah memadai maka regulasi LCGC bisa diterima.
    3. Dari aspek finansial, harga murah masih menyesatkan dan dinilai membohongi konsumen. sebab jika dibeli secara kredit mobil masih di angka Rp 140 jutaan. sedangkan sebagian besar masyarakat membeli mobil dengan cara di kredit.
    4. Sisi mana yang ramah lingkungan? jika mobil ini masih menggunakan BBM, apa lagi yang bersubsidi. oleh karena itu klaim mobil murah LCGC tidak memiliki dasar.
    5. Produk besar besaran mobil LCGC akhirnya akan berdampak pada semakin macetnya kota kota besar di indonesia. dan akan semakin memperbesar APBN sebab subsidi BBM akan semakin melambung. Ditambah lagi, tingkat polusi di kota besar akan semakin memburuk.
    6. YLKI menduga PP ini disahkan tanpa adanya koordinasi yang jelas antar kementrian.

Yang namanya peraturan pasti ada segi pro dan kontra, menurut kami tergantung bagaimana kita menyikapinya, asal semua dibahas dan dibicarakan dengan baik.



Writed By Chacha

Chacha
Chacha adalah wanita karir, sederhana dan punya hobi mengikuti perkembangan dunia otomotif. Chacha adalah owner sekaligus penggagas beridirnya situs boobrok,com. Bersama dengan suaminya yang juga menjadi Tim Redaksi, ia mengembangkan Boobrok.com hingga seperti sekarang ini.

KOMENTAR SOBAT

Scroll To Top